
Sebagai Gen Z yang baru memasuki dunia kerja, wajar kalau bingung menyimpan sisa gaji untuk tabungan dan dana darurat. Bank digital bisa jadi solusi praktis karena akses 24/7, biaya rendah, dan buka rekening cepat lewat e-KTP.
Salah satu pilihan populer adalah deposito bank digital—aman, bunga tetap lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan cocok untuk Gen Z yang ingin pegangan finansial.
Kebiasaan Nabung Gen Z di Era Digital
Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z lebih mengutamakan kecepatan, transparansi, dan kemudahan. Mereka tidak mau repot antre di bank atau mengurus banyak dokumen. Karena itu, bank digital terbaik jadi solusi favorit.
Dengan satu aplikasi saja, Gen Z bisa:
- Membuka rekening dalam hitungan menit.
- Mengecek saldo dan mutasi kapan pun.
- Mengalokasikan uang ke berbagai instrumen, termasuk deposito.
Bahkan, banyak bank digital yang menyediakan fitur auto-debet sehingga uang bisa langsung dipindahkan ke deposito tanpa harus diingat setiap bulan.
Kenapa Deposito Cocok untuk Gen Z?
Bunga Lebih Tinggi
Rata-rata deposito bank digital menawarkan bunga 5–7% per tahun, jauh lebih tinggi dibanding tabungan reguler yang hanya sekitar 0,5–1%.
Disiplin Menabung
Deposito Bank Digital punya tenor paling felxible, mulai dari 7-hari, 14-hari, 1 bulan, hingga 36 bulan. Artinya, uang tidak bisa ditarik sembarangan sebelum jatuh tempo. Hal ini membuat Gen Z lebih disiplin menabung dan tidak mudah tergoda untuk menghabiskan uang.
Aman dan Terjamin
Semua deposito bank digital resmi dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sesuai syarat yang berlaku. Jadi, meskipun bank bermasalah, dana tetap aman hingga batas tertentu.
Nominal Terjangkau
Berbeda dengan deposito konvensional yang kadang butuh setoran awal besar, deposito bank digital bisa dimulai dari Rp1 juta atau bahkan lebih rendah.
Contoh Bank Digital dengan Deposito Menarik
Beberapa bank digital di Indonesia menawarkan program deposito dengan bunga kompetitif:
- Jago – bunga deposito hingga 6% per tahun, tenor fleksibel, dan bisa buka deposito lewat aplikasi tanpa minimum saldo besar.
- Neobank – terkenal dengan promo deposito bunga tinggi hingga 7% per tahun untuk tenor tertentu.
- Maybank M2U ID App – selain unggul dengan limit transfer BI-FAST hingga Rp10 miliar, aplikasi ini juga memfasilitasi nasabah untuk mengelola simpanan termasuk produk deposito yang transparan dan aman.
Dengan pilihan ini, Gen Z bisa memilih bank digital sesuai kebutuhan dan tujuan finansial masing-masing.
Strategi Nabung Ala Gen Z dengan Deposito
- Mulai dari kecil. Jangan tunggu punya modal besar, Rp1–2 juta sudah cukup untuk mencoba deposito.
- Pilih tenor sesuai kebutuhan. Jika ingin fleksibilitas, pilih tenor 7-14 hari. Kalau untuk tujuan jangka panjang, pilih 12–36 bulan.
- Diversifikasi. Jangan taruh semua uang di deposito. Sisihkan sebagian untuk tabungan darurat atau investasi lain seperti emas digital.
- Gunakan auto-debet. Dengan fitur ini, kamu tidak akan lupa mengalokasikan dana ke deposito setiap bulan.
Tips agar Deposito Lebih Maksimal
- Bandingkan bunga antar bank digital. Pilih yang menawarkan suku bunga tertinggi tapi tetap terdaftar dan diawasi OJK.
- Hindari mencairkan sebelum jatuh tempo. Jika dicairkan lebih cepat, biasanya bunga akan berkurang.
- Gunakan deposito untuk tujuan tertentu. Misalnya, persiapan DP rumah, modal usaha, atau dana liburan besar. Dengan begitu, kamu akan lebih semangat menabung.
Di era serba digital, menabung bukan lagi soal menyimpan uang di rekening pasif, tapi bagaimana memaksimalkan setiap rupiah agar berkembang. Deposito menjadi salah satu langkah strategis yang bisa diambil sejak muda, supaya masa depan finansial lebih aman dan terencana.
Selain deposito, kamu juga bisa investasi emas mulai dari 10 rb loh. Simak selengkapnya di sini.
Kalau kamu Gen Z yang ingin mulai nabung dengan cara praktis dan menguntungkan, coba buka deposito di bank digital terbaik pilihanmu. Mulai dari nominal kecil, konsisten, dan lihat bagaimana uangmu berkembang dari waktu ke waktu.
Leave a Reply