Kolaborasi antara coca cola dan adidas menghadirkan inovasi baru!

JCDM BSD30 Avatar

a nama besar dari dua industri berbeda akhirnya bertemu dalam satu siluet ikonik. Coca-Cola dan adidas Originals resmi mengumumkan kolaborasi Superstar II yang akan dirilis pada 6 Juni mendatang, sebagai bagian dari koleksi musim panas berisi enam model sepatu. Bagi para penggemar sneaker maupun penggemar brand minuman legendaris tersebut, rilis ini terasa seperti perpaduan dua warisan budaya populer yang sudah mengakar kuat.

Sepatu ini tampil dengan dasar putih yang sengaja dibuat terlihat usang, dipadu aksen krem dan merah, serta branding tulisan Coca-Cola Classic yang tercetak pada panel samping. Namun jangan bayangkan kolaborasi ramai yang memenuhi permukaan sepatu dengan logo dan grafis mencolok. Justru sebaliknya.

“Saat tulisan Coke muncul di panel samping, ia terasa seperti sebuah konfirmasi, bukan pengumuman,” seperti dilansir Hypebeast.com, Selasa, 12 Mei 2026.

Upper kulit berwarna Footwear White menonjolkan siluet shell toe khas Superstar dalam bentuknya yang paling ikonis. Aksen krem hadir bukan sekadar pelengkap, melainkan sebagai penyeimbang yang menghaluskan kesan putih total yang berpotensi terasa terlalu tajam. Sentuhan krem itu menggeser nuansa keseluruhan menjadi lebih hangat, lebih personal, seolah sepatu ini sudah lama menemani perjalanan pemiliknya.

Merah kemudian masuk sebagai elemen ketiga yang paling berani, menarik palet warna langsung ke ranah Coca-Cola Classic tanpa bergantung semata pada tulisan merek sebagai satu-satunya penanda identitas. Ketiga warna ini bekerja bersama dalam harmoni yang terukur sebuah keputusan desain yang tampak sederhana, tetapi sebenarnya membutuhkan keberanian untuk tidak menambahkan lebih banyak.

Pengendalian itulah yang membedakan model Superstar II ini dari desain-desain lain yang lebih nyaring dalam koleksi yang sama. Pendekatan serbamutih dengan sentuhan krem ini terasa lebih matang, identitas kolaborasi tetap jelas terbaca tetapi geometri warisan sang sepatu yang sesungguhnya mengerjakan sebagian besar kesan visual.

Konstruksi shell toe yang sudah diproduksi sejak 1969 memang memiliki siluet yang cukup kuat untuk berdiri sendiri tanpa bantuan grafis tambahan. Warna Footwear White justru menghormati kekuatan tersebut, membiarkan bentuk berbicara lebih lantang daripada warna.

Tagged in :

JCDM BSD30 Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *