Personal Branding? Bisa Ngefek ke Sales?

Eve Huang Avatar

Apa saja yang termasuk?

           Personal Branding yang dimaksud disini adalah secara kegiatan apapun yang dilakukan untuk meningkatkan presence kita secara online. Caranya dapat dengan  membagikan skill, personality, experiences, pengalaman, dan banyak lainnya. Dengan konten yang tepat, harapannya dapat membangun trust secara online dan offline. Akhirnya pun berpotensi daptat meningkatkan sales atau penjualan.

content creator membuat konten personal branding

Mengapa personal brand dapat berpotensi tingkatkan sales?

           Melalui konten personal brand, pemilik usaha dapat menceritakan value dan history yang ingin diangkat melalui usahanya. Personal brand dapat memberikan karakter yang dapat menjadi pembeda untuk usahanya. Audience juga akan lebih merasa dekat dan ada nilai lebih dari produk yang dibeli.

           Contohnya jika @sarestudio dengan pemiliknya yaitu Cempaka (@casriani) yang selalu mengangkat topik dengan sustainability di fashion. Dengan menggunakan bahan natural yaitu katun dan tidak menggunakan bahan polyester karena mengandung plastik.  Konten yang diangkat oleh Cempaka pun selalu bertemakan sustainability dan mindful shopping, karena ingin mengangkat topik frugal living di jaman yang semuanya mudah dan serba cepat.

Tentukan goals mu

           Dari kegiatan personal branding, pertama harus mencari dulu kita ingin dikenal sebagai apa. Kemudian tentukan apa yang bisa menjadi pembeda dengan kreator lain. Sebaiknya sama atau tidak jauh dari karakter asli kita agar tidak mudah burnout.

           Akan lebih mudah untuk di evaluasi dengan membuat plan lebih dahulu, sehingga nanti  selama proses bisa mengetahui apa yang bisa di improve. Di awal juga sebaiknya menentukan 1 topik yang ingin di fokuskan dulu, sehingga planning konten lebih mudah dan personal brand yang terbentuk juga lebih kuat.

Content Creator Inspiration

1. Alicia Eva (@aliviaeva9)

           Pada awalnya Alicia Eva membagikan konten storytelling melalui @soulofgold.co , dengan menceritakan cerita dibalik pembeli custom jewelry nya. Ada yang ingin memberikan hadiah untuk keluarga atau keberhasilannya untuk wisuda. Konten tersebut terbukti berhasil karena ada beberapa pembeli nya yang mau ceritanya diangkat di instagram @soulofgold.co
           Selanjutnya Alicia Eva lebih rutin membagikan value melalui instagram pribadi nya dan berhasil membuat event In Her Era. Di November 2025, Alicia Eva berhasil mengadakan event In Her Era vol. 2 karena antusiasme audiens yang tinggi. 
           Jika disimpulkan, fokus konten Alicia Eva adalah young women empowerment di jaman social media.

2. William Gozali (@willgoz)

           Melalui konten resep masak William Gozali dengan gaya khas nya, ia berhasil memiliki followers yang tinggi. Audience percaya William Gozali punya resep yang anti gagal, sehingga memberikan efek positif kepada restaurant nya yaitu Naked Papa. Karena audience percaya dengan personal brand dan taste William Gozali.           
           Naked Papa berhasil menjaga hype hingga berhasil memiliki 4 cabang, karena William Gozali  terus memberikan spoiler behind the scene saat menjalankan usahanya sehingga audience merasa ikut dalam perjalanannya.

3. Ashley Alexander (yt: ur mom ashley , @aaashleyk)

           Berawal dari content creator yang dikenal dengan kesukaannya dengan matcha, Ashley berhasil membuat brand dengan merek Nami Matcha. Konten yang dibagikan Ashley seputar kehidupannya di New York dan ia sudah membagikan konten matcha jauh sebelum viral. Karena audience sudah percaya dengan Ashley yang sangat mengenal matcha, sehingga audience pun percaya dengan brand Nami Matcha.
           Saat sourcing bahan baku pun Ashley mengajak audience untuk mengikuti perjalanannya ke Jepang, bahkan saat packing produk pun Ashley juga menceritakannya. Audience jadi merasa memiliki kedekatan dengan Ashley dan merasa ingin mendukungnya melalui Nami Matcha.
           Personal branding nya dapat berhasil karena Ashley berhasil mendapatkan deal dengan Shopify untuk mengadakan pop up event Nami Matcha.

4. Aran (@nailsbyaran)
           Aran berhasil mencapai 741k followers dengan kontennya yang menunjukkan kesehariannya bekerja sebagai nail artist. Ia tidak hanya menunjukkan foto-foto karya nya seperti instagram nail art pada umumnya, tapi juga mengajak audience untuk mengikuti proses kerjanya. Jika ada desain yang rumit pun ia menceritakan proses bekerjanya. 
           Konten nya pun berkembang tidak hanya menceritakan karyanya, tapi saat ini juga memberikan sedikit tentang kehidupannya saat sedang tidak bekerja. Audience pun merasa dekat dengan Aran dan tidak mempermasalahkan harga dari karya nya.

           Jadi kesimpulannya, dengan branding yang tepat dan konsisten maka secara tidak langsung berpotensi meningkatkan penjualan di usaha. Karena audience sudah kenal dan punya rasa ingin mendukung content creator yang relate dengan preferene masing-masing.

Tagged in :

Eve Huang Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *