Gen Alpha Is Gen Asbun, Kenapa Ya?

JCDMOL 019 Avatar
gen alpha generasi asbun

Sebutan “gen asbun” akhir-akhir ini makin banyak disematkan pada Gen Alpha. “Asal bunyi”, begitulah banyak orang menyebut cara Gen Alpha dalam berbicara yang dianggap terlalu spontan, blak-blakan, dan sesekali tanpa filter. Mereka bisa komentar apa saja ke gaya berpakaian orang di depan mereka. Bagi beberapa orang dewasa sih, gaya berbicara semacam ini agak shocking, sometimes it’s even considered kurang sopan. Tapi, seperti yang sering terjadi, after we actually hear them out, our response tends to lean towards an, “Oh iya ya… ada benarnya juga.”

Gen Alpha Adalah Gen Digital

Dari kecil, Gen Alpha sudah biasa melihat berbagai macam opini, menonton video-video dari berbagai macam sudut pandang, serta terekspos diskusi yang lebih terbuka di internet. Naturalnya, gaya berpikirnya jadi makin langsung, ia tak banyak lekat pada satu pola saja. Generasi ini lebih cenderung menentukan berdasarkan apa yang ada di kepala mereka.

Berkata Jujur Itu Memang Benar

Bila orang dewasa kerap memaksa diri untuk menelaah dalam berkata-kata demi menjaga perasaan atau norma sosial, anak-anak Gen Alpha cenderung melewati tahapan tersebut. Mereka bisa mempertanyakan hal-hal yang diduga selama ini menjadi wajar. Mengapa kita harus mengikuti aturan tertentu padahal sudah tidak masuk akal lagi? Mengapa diperlukan hal-hal karena “sudah biasa begitu”? Pertanyaan-pertanyaan polos tersebut kadang memang menyakitkan, tetapi sekaligus membuat kita sadar terlalu lama membiasakan hal-hal tertentu karena dari dulu memang begitu.

Bukan Gen Alpha Kalau Gak Asbun

Biasanya, istilah generasi asbun memberikan menjelaskan gaya komunikasi. Bukan karena mereka asal bicara, melainkan karena apa yang mereka keluarkan adalah manifestasi isi otak mereka yang mungkin belum pernah dilakukan sebelumnya. Tersembunyi di balik kecepatan sesuatu yang disampaikan, tampak sebuah transparasi keyakinan yang sebelumnya mungkin tidak banyak terdengar. Kadang, yang menyebabkan kita terkejut bukan karena mereka tidak benar, tetapi karena kita belum terbiasa mendengar pendapat yang disampaikan begitu blak-blakan

So, mulai sekarang jangan kaget dengan ke-asbun-an mereka ya? Mereka bukan sengaja untuk “menyakiti hati” tapi memang generasinya yang sudah lebih open-minded dibandingkan generasi sebelumnya

Tagged in :

JCDMOL 019 Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *