Kuliner Salatiga: Rekomendasi Legendaris dan Tips Wisata Rasa yang Wajib Dicoba

JCDMAH007 Avatar

Kuliner Salatiga adalah salah satu alasan terbaik untuk singgah lebih lama di kota kecil yang sejuk ini. Terletak di Jawa Tengah dan dikenal sebagai kota yang nyaman untuk dikunjungi, Salatiga bukan hanya menawarkan suasana tenang, tetapi juga pengalaman rasa yang kaya cerita. Di balik semangkuk tumpang koyor, seporsi soto, wedang ronde hangat, hingga enting-enting gepuk yang manis gurih, ada sejarah panjang, resep keluarga, dan budaya makan yang diwariskan lintas generasi.

Kuliner Salatiga

Source : Google

Mengapa Kuliner Salatiga Layak Masuk Daftar Wisata?

Ada banyak kota dengan makanan enak, tetapi Kuliner Salatiga punya karakter yang berbeda. Pertama, banyak tempat makan di Salatiga yang bertahan selama puluhan tahun. Kedua, beberapa menunya sangat lokal dan sulit ditemukan dengan cita rasa yang sama di kota lain. Ketiga, suasana Salatiga yang relatif sejuk membuat makanan berkuah, minuman hangat, dan jajanan tradisional terasa semakin pas dinikmati.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga juga pernah mencatat sejumlah tempat makan yang dinobatkan sebagai Kuliner Bersejarah atau Culinary Heritage Salatiga sejak 2021. Daftar ini mencakup kuliner yang telah teruji waktu, mulai dari bakso, ronde, roti, enting-enting, gethuk, soto, hingga tumpang koyor.

Rekomendasi Kuliner Salatiga yang Wajib Dicoba

1. Tumpang Koyor, Ikon Rasa yang Sulit Dilupakan

Membicarakan Kuliner Salatiga rasanya belum lengkap tanpa menyebut tumpang koyor. Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi atau bubur, lalu disiram kuah tumpang yang gurih, sedikit pedas, dan kaya aroma. Isiannya bisa berupa tahu, koyor, serta bumbu berbasis tempe yang memberi rasa khas.

Dua nama yang sering dikaitkan dengan tumpang koyor legendaris adalah Pondok Dahar Mbah Rakinem dan Sambel Tumpang Koyor Bu Kori. Tumpang Koyor Mbah Rakinem dikenal memiliki pengalaman berjualan sejak era 1970-an, sedangkan resep Tumpang Koyor Bu Kori disebut telah diteruskan dari generasi sebelumnya dan dapat ditemukan di kawasan Pasar Anyar, Kauman Kidul.

Menu ini paling cocok disantap pagi hari. Rasanya mengenyangkan, hangat, dan memberi pengalaman lokal yang kuat. Bagi wisatawan yang baru pertama kali mencoba, tumpang koyor bisa menjadi pintu masuk untuk memahami karakter masakan Salatiga: sederhana, rumahan, tetapi berlapis rasa.

2. Soto Esto, Soto Ayam Legendaris Sejak 1953

Soto Esto adalah salah satu kuliner legendaris yang sering masuk daftar wajib coba di Salatiga. Tempat makan ini dikenal memiliki satu menu utama, yaitu soto ayam. Justru karena fokus pada satu menu, cita rasanya terasa konsisten dan memiliki penggemar setia.

Menurut catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga, Soto Esto sudah ada sejak tahun 1953. Soto ini disajikan dengan kuah santan yang gurih tetapi tetap segar, tidak terlalu kental, dan semakin nikmat saat disantap bersama kerupuk karak, gorengan, atau sate-satean. Lokasinya berada di Jl. Langensuko No. 4, tidak jauh dari kawasan pusat kota.

Soto Esto cocok untuk sarapan atau makan siang. Bagi pemburu kuliner legendaris, tempat ini bukan hanya tentang rasa soto, tetapi juga tentang menikmati suasana warung klasik yang menyimpan perjalanan panjang kuliner Salatiga.

3. Wedang Ronde Jago, Hangatnya Malam di Salatiga

Udara Salatiga yang sejuk membuat minuman hangat selalu punya tempat khusus. Salah satu yang paling terkenal adalah Wedang Ronde Jago atau Ronde Sekoteng Jago. Minuman ini menyajikan ronde kenyal dalam kuah jahe hangat, biasanya dilengkapi kacang, kolang-kaling, atau pelengkap manis lain.

Ronde Sekoteng Jago disebut telah membuat ronde sejak 1964, dengan resep yang diwariskan dari generasi ke generasi. Lokasinya berada di Jl. Jenderal Sudirman No. 9 dan dikenal sebagai salah satu kuliner malam yang melekat dengan identitas Salatiga.

Minuman ini cocok dinikmati setelah berkeliling kota atau setelah makan malam. Rasanya hangat, manis, dan menenangkan. Bagi banyak orang, semangkuk ronde di Salatiga bukan sekadar minuman, tetapi juga pengalaman suasana.

4. Enting-Enting Gepuk, Oleh-Oleh Khas Salatiga

Untuk oleh-oleh, enting-enting gepuk adalah pilihan yang hampir selalu direkomendasikan. Camilan ini dibuat dari kacang dan gula, dengan rasa manis gurih serta tekstur yang khas. Bentuknya sering kali berupa potongan kecil yang praktis dibawa pulang.

Salah satu produsen yang dikenal legendaris adalah Enting-Enting Gepuk Cap Klenteng & 2 Hoolo. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga mencatat produsen ini berdiri sejak 1929 dengan nama 2 Hoolo dan masih mempertahankan kualitas turun-temurun. Lokasinya berada di Jl. Kalibodri No. 37.

Enting-enting gepuk cocok untuk buah tangan keluarga, teman kantor, atau camilan perjalanan. Daya tahannya relatif lebih praktis dibanding makanan basah, sehingga aman dibawa untuk perjalanan luar kota.

5. Gethuk Kethek, Manis Pulen dari Singkong

Selain enting-enting, Salatiga juga punya jajanan manis lain yang tak kalah populer, yaitu gethuk kethek. Nama aslinya dikenal sebagai Getuk Satu Rasa, tetapi masyarakat lebih akrab menyebutnya Getuk Kethek.

Gethuk ini berbahan dasar singkong dengan rasa manis dan tekstur pulen. Menurut catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga, usaha ini diteruskan oleh generasi kedua sejak 1980-an dan berlokasi di Jl. Agrotunggal No. 9, Kampung Ledok, Salatiga.

Gethuk kethek cocok dibeli sebagai camilan sore atau oleh-oleh. Rasanya sederhana, tetapi justru di situlah daya tariknya: lembut, manis, dan terasa sangat tradisional.

6. Bakso Babat Taman Sari dan Soto Kesambi, Alternatif Kuliner Berkuah

Untuk pencinta makanan berkuah, Salatiga juga punya pilihan lain seperti Bakso Babat Taman Sari dan Soto Kesambi. Bakso Babat Taman Sari dikenal telah berjualan sejak 1965 dan menawarkan berbagai menu seperti bakso babat, bakso kikil, bakso campur, hingga bakso pangsit. Sementara itu, Soto Kesambi menawarkan suasana rumahan dan menu soto ayam dengan berbagai lauk pendamping.

Dua tempat ini bisa menjadi alternatif bila ingin menjelajah kuliner berkuah selain Soto Esto. Rasanya akrab, cocok untuk makan siang, dan mudah diterima oleh banyak lidah.

Langkah-Langkah Menjelajah Kuliner Salatiga dalam Sehari

Agar perjalanan lebih efisien, berikut rute sederhana yang bisa diikuti:

Langkah 1: Mulai pagi dengan tumpang koyor. Datang lebih awal ke warung tumpang koyor karena beberapa tempat tradisional buka pada pagi hari dan bisa cepat habis.

Langkah 2: Lanjutkan dengan soto untuk makan siang. Soto Esto atau Soto Kesambi bisa menjadi pilihan karena porsinya nyaman untuk makan siang dan rasanya tidak terlalu berat.

Langkah 3: Beli oleh-oleh pada sore hari. Setelah perut kenyang, cari enting-enting gepuk atau gethuk kethek untuk dibawa pulang.

Langkah 4: Tutup malam dengan Wedang Ronde Jago. Setelah berkeliling kota, nikmati ronde hangat agar pengalaman Kuliner Salatiga terasa lengkap.

Langkah 5: Catat lokasi dan jam buka terbaru. Sebelum berangkat, cek ulang peta digital, media sosial resmi, atau nomor kontak tempat makan karena jam operasional dan harga bisa berubah sewaktu-waktu.

Tips agar Wisata Kuliner Salatiga Makin Nyaman

Pertama, siapkan uang tunai secukupnya karena beberapa warung tradisional mungkin belum mengandalkan pembayaran digital. Kedua, datang lebih pagi untuk menu-menu legendaris yang sering habis. Ketiga, gunakan pakaian nyaman karena beberapa lokasi lebih enak dijangkau dengan berjalan kaki. Keempat, jangan hanya mengejar viral; justru banyak rasa terbaik di Salatiga hadir dari warung sederhana yang sudah bertahan puluhan tahun.

Bagi wisatawan luar kota, Kuliner Salatiga juga bisa digabungkan dengan agenda wisata ke Semarang, Solo, Kopeng, Ambarawa, atau kawasan lereng Merbabu. Letaknya yang strategis membuat Salatiga cocok menjadi titik singgah untuk makan, istirahat, dan membawa pulang oleh-oleh.

Kesimpulan

Kuliner Salatiga adalah perpaduan antara rasa, sejarah, suasana, dan keramahan kota kecil di Jawa Tengah. Dari tumpang koyor yang gurih, Soto Esto yang legendaris, Wedang Ronde Jago yang menghangatkan, hingga enting-enting gepuk dan gethuk kethek yang cocok dijadikan oleh-oleh, semuanya punya cerita masing-masing.

Jadi, saat berkunjung ke Salatiga, jangan hanya lewat. Berhentilah sejenak, pilih warung yang ingin dicoba, nikmati makanannya pelan-pelan, lalu bawa pulang cerita rasa dari kota ini.

So, Sudah punya rekomendasi Kuliner Salatiga favorit? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar Jurnalic dan simpan artikel ini sebagai panduan sebelum berburu makanan legendaris di Salatiga

Buat kalian yang mencari info wisata di kota kota dekat dengan Salatiga, bisa mencari Tempat Wisata di Solo yang paling hits..

Sumber Rujukan

  1. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga — 10 Kuliner Bersejarah Salatiga / Culinary Heritage Salatiga.
  2. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Salatiga — Penetapan Kota Salatiga sebagai Kota Kreatif Kuliner 2021.
  3. Badan Otorita Borobudur / Kemenpar — Salatiga sebagai usulan nominasi Creative City of Gastronomy UNESCO Creative Cities Network.
  4. Data kuliner tumpang koyor, Soto Esto, enting-enting gepuk, gethuk kethek, dan ronde dari laman resmi Salatiga Kota Gastronomi serta Tourism Salatiga.

Tagged in :

JCDMAH007 Avatar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *