Pernahkah kamu merasa bingung saat memilih bagian daging sapi di Sayurbox, dan bertanya-tanya “Ini enaknya dimasak jadi apa ya?”. Banyak orang belum menyadari bahwa setiap bagian daging sapi punya karakteristik unik mulai dari tekstur, kadar lemak, hingga serat nya. Memahami perbedaan ini bukan cuma soal rasa, tapi juga kunci agar masakanmu jadi empuk, juicy, dan bumbu nya meresap sempurna. Salah pilih potongan bisa bikin daging jadi alot, terlalu berlemak, atau malah kurang cocok untuk resep yang kamu buat.
Nah, biar gak salah lagi, yuk kenali bagian-bagian daging sapi yang paling sering digunakan dan cara terbaik mengolahnya!
8 Bagian Daging Sapi Paling Populer & Cara Masaknya
Yuk, kenali satu per satu bagian daging sapi beserta karakteristik uniknya agar kamu tidak bingung lagi saat berbelanja di Sayurbox:

1. Has Dalam (Tenderloin)

• Lokasi: Bagian daging sapi yang terletak di bagian dalam tubuh sapi, sepanjang tulang belakang hingga ke panggul, tepatnya di area pinggang bagian dalam. Karena lokasinya jarang digunakan untuk bergerak, daging di sini sangat lembut.
• Tekstur & Karakteristik: Tenderloin dikenal sebagai bagian daging sapi paling empuk. Teksturnya halus, minim serat, dan hampir tanpa lemak. Tenderloin adalah pilihan favorit bagi penggemar steak empuk minim lemak. Karena kualitasnya yang tinggi dan ketersediaannya terbatas, potongan ini juga termasuk yang paling mahal di pasaran.
• Cara Memasak Terbaik: Paling cocok untuk steak filet mignon atau beef wellington. Cukup bumbui dengan garam, lada, dan sedikit butter tidak perlu bumbu rumit. Masak cepat di suhu tinggi untuk mempertahankan keempukannya. Cocok juga untuk olahan lokal seperti empal, rendang, hingga bakso premium.
2. Has Luar (Sirloin)

• Lokasi: Bagian daging sapi yang berada di bagian luar belakang sapi, dekat dengan Tenderloin, atau di belakang punggung. Potongan ini cukup besar, dimulai dari tulang rusuk ke-13 hingga tulang panggul, mencakup area dari punggung hingga ke perut.
• Tekstur & Karakteristik: Teksturnya sedikit lebih padat dari tenderloin, tetapi tetap juicy dan empuk. Memiliki kandungan lemak sedang dan rasa yang khas. Sirloin atas termasuk bagian daging sapi yang paling rendah lemak atau tanpa lemak.
• Cara Memasak Terbaik: Cocok untuk steak, BBQ, atau ditumis. Banyak restoran menggunakan bagian ini karena rasanya seimbang dan harganya lebih bersahabat. Jika ditumis, cepat matang dan cocok dipotong tipis-tipis. Sirloin bawah biasanya digunakan untuk daging giling.
3. Sandung Lamur (Brisket)

• Lokasi: Bagian daging sapi yang terletak di bagian dada bawah sapi, atau sekitar ketiak sapi.
• Tekstur & Karakteristik: Dikenal dengan teksturnya yang padat dan berserat, serta kaya dengan serat otot. Otot-otot di bagian ini cenderung tebal dan kasar sehingga daging cukup alot. Sandung lamur memiliki lapisan lemak yang cukup banyak.
• Cara Memasak Terbaik: Cocok dimasak dengan teknik slow-cook yang membutuhkan waktu lama agar dagingnya benar-benar empuk. Potongan ini sering dipakai untuk hidangan seperti semur, gulai, hingga barbeque khas Amerika. Pilihan yang tepat untuk rendang dan juga cocok untuk masakan berkuah seperti sup, rawon, dan soto.
4. Sengkel (Shank)

• Lokasi: Bagian daging sapi yang terletak di bagian kaki sapi, tepatnya pada area betis bagian depan dan belakang.
• Tekstur & Karakteristik: Sengkel memiliki tekstur berserat kasar dan tinggi kolagen, sehingga terasa cukup alot jika tidak dimasak lama. Karena bagian ini aktif bergerak, dagingnya memiliki otot yang kuat dan kandungan lemak yang rendah. Maka dari itu, sengkel terasa kenyal dan sedikit sulit digigit bila tidak diolah dengan tepat.
• Cara Memasak Terbaik: cocok untuk hidangan berkuah seperti sop, rawon, atau rendang. Kandungan kolagennya yang melimpah akan larut saat dimasak perlahan. Sengkel juga kerap digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat bakso urat karena jaringan ikatnya membuat bakso lebih bertekstur.
5. Iga (Rib)

• Lokasi: Bagian daging sapi yang terletak di sekitar tulang rusuk, atau bagian daging yang menempel pada iga atau rusuk sapi, tepatnya di dekat tulang iga ke-6 hingga ke-12.
• Tekstur & Karakteristik: Kandungan lemak marbling yang tinggi membuat dagingnya terasa gurih saat dimasak. Teksturnya juicy, empuk, dan kaya rasa. Saat dimasak dengan benar, lemaknya akan mencair dan menyatu dengan daging, memberikan rasa yang mendalam dan tekstur lembut yang menggoda.
• Cara Memasak Terbaik: Iga sangat cocok untuk hidangan yang dipanggang atau dibakar, seperti Iga Bakar, BBQ ala Korea (Galbi), atau short ribs bergaya Jepang. Bisa juga dimasak berkuah seperti Sup Iga, di mana kaldu dari tulangnya memberikan rasa yang kaya dan nagih. Bumbui dengan saus manis, asin, atau pedas sesuai selera dijamin jadi favorit keluarga!
6. Gandik (Topside/Round)

• Lokasi: Bagian daging sapi yang terletak di bagian paha belakang sapi, tepatnya di sisi paling luar.
• Tekstur & Karakteristik: Memiliki tekstur padat, rendah lemak, dan cenderung kering. Karena sering digunakan untuk bergerak, bagian ini terasa agak keras dan kenyal, serta mengandung banyak otot.
• Cara Memasak Terbaik: Sangat cocok digunakan untuk masakan yang dimasak lama dengan bumbu yang kaya rasa, seperti rendang, dendeng, atau empal. Juga cocok untuk daging giling atau diolah menjadi abon sapi dan dendeng balado.
7. T-Bone

• Lokasi: Bagian daging sapi yang terletak di bagian tengah punggung sapi, dari short loin hingga bawah punggung.
• Tekstur & Karakteristik: Memiliki tulang berbentuk huruf T di tengah. Dagingnya empuk dan berlemak, cocok untuk steak.
• Cara Memasak Terbaik: Salah satu pilihan favorit untuk dibuat menjadi steak terutama dengan teknik medium-rare hingga medium.
8. Buntut (Oxtail)

• Lokasi: Bagian daging sapi yang terletak di bagian ekor sapi.
• Tekstur & Karakteristik: Dengan kombinasi tulang, daging, dan lemak, buntut kaya akan gelatin dan kolagen. Meski sebagian besar terdiri dari tulang, bagian daging biasanya mengandung lemak yang menghasilkan cita rasa gurih dan tekstur yang lembut setelah dimasak lama.
• Cara Memasak Terbaik: Cocok untuk sup atau stew. Karena sebagian besar terdiri dari tulang, bagian sapi ini perlu dimasak lama. Sangat populer diolah menjadi Sup Buntut di Indonesia.
Sayurbox memudahkan kamu untuk memilih daging yang tepat sesuai dengan jenis masakan yang ingin kamu buat. Berikut panduan singkatnya:
Pilih bagian yang lembut dan juicy:
Tenderloin (Has Dalam): Super empuk, cocok untuk kamu yang suka steak mewah.
Sirloin (Has Luar): Masih empuk, tapi lebih padat dan ekonomis, pilihan utama bagi banyak pecinta daging steak.
Ribeye (Iga): Penuh lemak marbling, membuat steak lebih gurih dan juicy. Kandungan lemaknya memberikan rasa yang kaya.
2. Bagian Daging Sapi Untuk Hidangan Berkuah (Sup, Rendang, Soto, Gulai)
Butuh bagian yang berserat dan tahan dimasak lama, serta kaya kolagen atau lemak untuk kaldu yang lezat:
• Sandung Lamur (Brisket): Karakteristik daging yang penuh serat dengan sedikit lemak menjadikan Sandung Lamur pilihan tepat untuk rendang. Cocok juga untuk sup, rawon, dan soto.
• Sengkel (Shank): Teksturnya berserat dan kolagennya membuat rendang lebih creamy. Kolagen alami dari bagian ini membuat kuah jadi lebih gurih dan kental. Sangat cocok untuk sop, rawon, atau rendang.
• Buntut (Oxtail): Dengan kombinasi tulang, daging, dan lemak, buntut sangat cocok untuk sup atau stew.
Tips Pilih Bagian Daging Sapi Segar & Sehat (Anti Zonk!)
1. Amati Garis Putih pada Daging: Garis putih ini disebut marbling, yang sebenarnya adalah lemak. Semakin banyak garis putihnya, semakin tinggi kandungan lemaknya. Sebaiknya pilih daging dengan garis putih yang paling sedikit.
2. Perhatikan Kemasan: Jika kamu berbelanja daging kemasan di Sayurbox, kamu dapat membaca informasi gizi pada label kemasan dan memilih kadar lemak paling rendah.
3. Hanya Pilih Daging Giling Tanpa Campuran: Pastikan daging giling tidak dicampur dengan lemak atau hati sapi, karena hati sapi kaya akan lemak jenuh dan kolesterol.
4. Cara Memasak Sehat: Hindari memasak daging dengan cara digoreng. Sebaiknya dipanggang, dibuat sup, ataupun ditumis.
5. Batasi Porsi: Batasi porsi daging sapi kamu untuk menurunkan risiko kenaikan kolesterol dan penyakit jantung.
Tips & Trik Belanja Bagian Daging Sapi di Sayurbox
Sayurbox berkomitmen menyediakan daging sapi segar berkualitas terbaik. Berikut beberapa tips untuk pengalaman berbelanja yang lebih baik:
• Penyimpanan Optimal: Setelah menerima daging dari Sayurbox, segera simpan di lemari es atau freezer untuk menjaga kesegarannya. Pastikan daging terbungkus rapat untuk menghindari kontaminasi.
• Porsi Sesuai Kebutuhan: Sayurbox menyediakan berbagai ukuran kemasan yang bisa kamu sesuaikan dengan porsi masakan kamu. Jika membeli dalam jumlah banyak, kamu bisa membagi daging menjadi porsi-porsi kecil sebelum dibekukan.
• Eksplorasi Variasi Menu: Dengan beragam potongan daging sapi yang tersedia di Sayurbox, kamu dapat bereksperimen dengan berbagai resep, mulai dari steak mewah, rendang klasik, hingga sup hangat.
Baca juga : Makanan Instant, Bahaya Gak Sih?
Leave a Reply